bedanya ?ya jelas beda .sekilas kita tau kalo universitas abal :
-masuknya gampang
-universitasnya gedungnya jelek
-murid2nya gak karuan
-murid2nya cenderung gak bisa diatur
-muka2 masa depan suram
-bukan golongan orang pinter
-orang yang kurang punya semangat kuliah.
——
(dan sederet minus lainya)
dan kalo universitas yang ternama :
+gedungnya keren
+masuknya susah
+namanya bergengsi
+yang masuk sana kudu anak2 pinter
+muka penuh harapan
+pergaulanya lebih baik
++++++
(dan sederet plus lainnya)
tapi pernah gak kita berpikir dari sudut pandang yang berbeda .
apa iya mereka yang sekolah di universitas abal memang benar2 orang yang seperti itu ?dan benarkah yang kuliah di universitas yang baik selalu seperti itu ?
jawabannya TIDAK
kalau kita berpikir lebih dalam ,sebenarnya orang yang kuliah di universitas abal tersebut :
1.mencoba sekuat tenaga namun gagal untuk kuliah di universitas ternama
2.mereka takut untuk membayar mahal di universitas besar
3.mereka membiayai biaya kuliah dengan uangnya sendiri/dengan keadaan ekonomi keluarga yang terbatas
4.mereka ingin menyambi kuliah sambil kerja ,jadi membutuhkan waktu kuliah yang fleksible.
5.karna kuliah sambil kerja ,jadi memilih yang pelajarannya tidak berat
6.mereka belajar untuk mendapatkan gelar untuk mendapatkan pekerjaan.
seperti yang kita tau ,lulusan s1 ada yang menjadi ob di sebuah kantor .mungkin dia dari jurusan yang ternama ,atau dari yang jurusan abal tersebut .namun apapun itu ,mereka berusaha mendapatkan gelar dan ilmu dalam waktu sesingkat mungkin .
sedangkan dari universitas ternama tersebut sekarang mulai banyak (maaf ,tidak semua ,namun ada yang begitu ,dan jumlahnya kini mulai merabak menjadi mayoritas)
1.masuk ke universitas tersebut atas nama orang tua dan jabatan orang tua mereka
2.masuk ke universitas tersebut dengan menyumbang (menyogok)
3.masuk dengan contekan
setelah mereka kuliah hingga hampir lulus kuliah ,apa yang terjadi dengan sifat mereka ?
yang di universitas abal akan cenderung :
1.keras kepala ,karena mereka berasal dari lingkungan yang keras
2.rendah hati ,karena mereka tau kalau mereka bukan siapa2
3.mau bekerja lebih keras ,karena mereka berusaha melindungi keluarga mereka ,dan merasa bertanggung jawab akan keluarganya
dan yang dari universitas ternama :
1.sombong ,merasa dari universitas baik
2.mudah menerima masukan ,meskipun terkadang masih sering berpegang teguh pada pendiriannya masing2
3.tidak mau mengerjakan pekerjaan sepele ,lebih baik menganggur daripada harus mengerjakan pekerjaan sepele .
nah ,bagaimana anda ?
pergeseran kehidupan telah berjalan saat ini ,maukah anda tetap memandang sebelah mata orang2 yang berasal dari kehidupan keras ?atau tetap ingin menjadi orang yang sombong ?
*berdasarkan penelitian selama 2tahun .kalau ada masukan ,silahkan berikan komentar .terima kasih untuk saran dan masukannya .
sekali lagi ini bukan untuk mencela mereka yang berada di universitas baik ,namun hanya untuk mengangkat paradigma yang ada .